Terus Perbaiki Ramadan Kita: Dahsyatnya Doa Sebelum Berbuka Puasa

Terus Perbaiki Ramadan Kita: Dahsyatnya Doa Sebelum Berbuka Puasa


Terus Perbaiki Ramadan Kita: Dahsyatnya Doa Sebelum Berbuka Puasa - Ada suatu waktu yang mustajab untuk berdoa, dimana doa tersebut tidak akan ditolak oleh Allah SWT, yaitu berdoa saat "menjelang berbuka puasa" dan "menjelang makan sahur", namun sayang banyak kaum muslimin tidak mengetahuinya.

Di Makkah & Madinah, satu jam sebelum adzan maghrib orang-orang sudah menengadahkan tangan ke langit berdoa untuk kemudahan dari segala hajat, baik hajat dunia maupun akhirat, mereka berdoa dengan syahdu sepenuh keyakinan, sampai-sampai air mata mereka mengalir deras.

Ya, berdoa meminta kepada Allah Yang Maha Kaya.

Kesalahan yang dilakukan kaum muslimin kita di sini (Indonesia) yaitu dengan menyia-nyiakan waktu yang sangat mustajab ini dengan cara ngabuburit menjelang adzan maghrib!!! Kemudian berkumpul menghadapi hidangan berbuka dan mereka sudah merasa cukup dengan hanya membaca, "Allahuma lakasumtu... atau dzahaba zhoma'u...", padahal hanya mencakup maknanya berupa laporan dan ucapan syukur.

Setelah kita memahaminya, hendaknya minimal 10 - 15 menit sebelum adzan maghrib (sudah dalam keadaan berwudhu) kemudian berdoa meminta apa saja (adabnya dengan didahului puji-pujian kepada Allah dan bershalawat atas Nabi Muhammad SAW, karena Allah SWT menggaransi bahwa do'a-do'a tersebut akan dikabulkan..." Allah sesuai prasangka hamba kepada-Nya".

Manfaatkanlah waktumu sobat, bukan hanya demi santapan atau berburu makanan saat jelang buka.

Berdo'alah untuk diri kita, keluarga kita, orangtua kita, sahabat kita, negeri kita.

Musuh-musuh Islam tahu betapa hebat ummat Muhammad SAW bila mereka berdo'a kepada Rabbnya disaat menjelang berbuka.

Karena itu, mereka buat tipu daya untuk melalaikannya dengan program-program TV dan media lainnya di waktu-waktu yang mustajab yaitu menjelang berbuka dan menjelang sahur (2/3 malam).

Sehingga ummat ini, mereka makan-minum, berpuasa, namun tak sempat untuk berdoa.

Semoga nasehat yang singkat ini bermanfaat bagi umat yang belum mengetahuinya.

أمـــــين يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ  

Ustadz Alwi bin Ali Alhabsyi.

Read More
Tanda Tanda Malam Lailatul Qadar

Tanda Tanda Malam Lailatul Qadar


Malam Lailatul Qadar

Tanda Tanda Malam Lailatul Qadar - Malam lailatul qadar adalah malam yang ditunggu-tunggu seluruh kaum muslimin, terlebih yang sungguh-sungguh (mujahadah) seperti tertuang pada Quran surat al-Ankabut ayat 69 dan disiplin (QS Al-Mulk:2), untuk mengisi malam-malam bulan ramadhan dengan ibadah, shalat tarawih, shalat witir, Qiyamullail(shalat malam), membaca Al Quran, dan lain sebagainya.

Apalagi, amalan ibadah yang dilakukan pada bulan ramadhan diganjar 700 kali lipat. Setiap amalan anak adam itu adalah untuknya, digandakan sesuatu kebajikan 10 kali lipat ganda seumpamanya sehingga menjangkaui 700 kali lipat, melainkan puasa. 
(Firman Allah SWT),"Sesungguhnya puasa ini untukKu dan Aku akan memberi balasan dengannya, dia meninggalkan makan minum dan syahwatnya karenaKu, Bagi orang yang berpuasa mendapatkan dua kegembiraan yaitu kegembiraan ketika berbuka puasa dan kegembiraan ketika bertemu Rabnya. Sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah SWT daripada bau minyak kesturi." (Riwayat Bukhari No. 1904, 5927 dan Muslim No. 1151).

"Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan". (QS. Al-Qadr:3)

Karena keutamaan malam lailatul qadar inilah banyak orang sungguh-sungguh beribadah khususnya pada 10 malam terakhir di bulan ramadhan dengan melakukan i'tikaf di masjid-masjid. I'tikaf artinya berhenti (diam) di dalam masjid dengan syarat-syarat tertentu dengan niat beribadah kepada Allah SWT.

I'tikaf sunnah dilakukan setiap waktu, tetapi yang paling utama jika dilakukan dalam bulan Ramadhan. Rasulullah SAW selalu melakukan I’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.

Berikut kami paparkan tanda-tanda malam lailatul qadar:
  1. Udara dan angin sekitar terasa tenang. Sebagaimana dari Ibnu Abbas, Rasulullah shallahu 'alaihi wa sallam bersabda,"Lailatul Qadar adalah malam yang penuh kelembutan, cerah, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar lemah dan nampak kemerah-merahan." (HR. Ath Thoyalisi)

  2. Malaikat menurunkan ketenangan sehingga manusia merasakan ketenangan tersebut dan merasakan kelezatan dalam beribadah, yang tidak didapatkan pada hari-hari yang lain.

  3. Manusia dapat melihat malam ini dalam mimpinya sebagaimana terjadi pada sebagian sahabat.

  4. Matahari akan terbit pada pagi harinya dalam keadaan jernih, tidak ada sinar.
    Dari Abi bin Ka'ab bahwa Rasulullah SAW bersabda yang artinya,"Subuh hari dari malam lailatul qadar matahari terbit tanpa sinar, seolah-olah mirip bejana hingga matahari itu naik. (HR. Muslim).

Itulah 4 (empat) tanda-tanda turunnya malam lailatul qadar. Semoga kita semua mampu meraih malam lailatul qadar ini, malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Semoga Allah SWT mengijabahi dan mengabulkan semua doa-doa kita selama bulan ramadhan ini.
Read More
Malam Lailatul Qadar dan Cara Menggapainya

Malam Lailatul Qadar dan Cara Menggapainya

Malam Lailatul Qadar
Malam Lailatul Qadar

Malam Lailatul Qadar dan Cara Menggapainya - Semalam, tanggal 15 Juni 2017 setelah maghrib, kita memasuki malam ke-21 dari bulan Ramadhan. Malam Lailatul Qadar adalah sesuatu yang selalu diburu oleh kaum muslimin, khususnya di 10 malam terakhir dari bulan Ramadhan. 

Banyak sekali keistimewaan dari Malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan itu ketika seorang hamba beribadah dengan tulus dan ikhlas di dalamnya, khususnya melalui I'tikaf di masjid.
Hukum dan Adab I'tikaf

I'tikaf (الاعتكاف) dari segi bahasa berasal dari kata (العكوف). Artinya; Menetap dan berada di sekitarnya pada masa yang lama. Seperti firman Allah dalam surat Al-Anbiya: 52 dan surat Asy-Syu'ara: 71.

Sedangkan dari segi istilah, yang dimaksud i'tikaf adalah menetap di masjid dalam waktu tertentu dengan niat beribadah.

Landasan Hukum:

Syariat I'tikaf dinyatakan dalam Alquran, hadits dan perbuatan Rasulullah saw serta para sahabat.

- Dalam surat Albaqarah ayat 125 Allah Ta'ala berfirman,

أَن طَهِّرَا بَيْتِيَ لِلطَّائِفِينَ وَالْعَاكِفِينَ وَالرُّكَّعِ السُّجُودِ - سورة البقرة: 135

"…Bersihkan rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang I'tikaf, yang ruku' dan yang sujud." (QS. Albaqarah: 125)

Aisyah radhiallahu anha berkata,

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ الأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ حَتَّى تَوَفَّاهُ اللَّهُ ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ -متفق عليه

"Sesungguhnya Nabi shallallahu alaihi wa sallam melakukan I'tikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadan hingga beliau wafat. Kemudian para isterinya melakukan I'tikaf sesudahnya." (Muttafaq alaih).

Para ulama sepakat bahwa I'tikaf adalah perbuatan sunah baik bagi laki-laki maupun wanita. Kecuali jika seseorang bernazar untuk I'tikaf, maka dia wajib menunaikan nazarnya.


Lama i'tikaf dan Waktunya

Pendapat yang kuat bahwa lama I'tikaf minimal sehari atau semalam, berdasarkan riwayat dari Umar bin Khattab, bahwa beliau menyampaikan kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bahwa dirinya di masa jahiliah pernah bernazar untuk I'tikaf di Masjidilharam selama satu malam, maka Rasulullah saw bersabda, 'Tunaikan nazarmu." (HR. Abu Daud dan Tirmizi)

Ada pula pendapat yang mengatakan bahwa I'tikaf dapat dilakukan walau beberapa saat saja diam di masjid. Namun, selain bahwa hal ini tidak ada landasan dalilnya, juga tidak sesuai dengan makna I'tikaf yang menunjukkan berdiam di suatu tempat dalam waktu yang lama. 

Bahkan Imam Nawawi yang mazhabnya (Syafii) berpendapat bahwa I'tikaf boleh dilakukan walau sesaat tetap menganjurkan agar I'tikaf dilakukan tidak kurang dari sehari, karena tidak ada riwayat dari Rasulullah saw dan para shahabat bahwa mereka melakukan I'tikaf kurang dari sehari.

Sedangkan lama maksimal I'tikaf tidak ada batasnya dengan syarat seseorang tidk melalaikan kewajiban-kewajiban yang menjadi tanggung jawabnya atau melalaikan hak-hak orang lain yang menjadi kewajibannya.

Diriwayatkan bahwa Rasulullah saw di tahun wafatnya pernah melakukan I'tikaf selama dua puluh hari (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah).

Adapun waktu I'tikaf, berdasarkan jumhur ulama, sunah dilakukan kapan saja, baik di bulan Ramadan maupun di luar bulan Ramadan.

Diriwayatkan bahwa Rasulullah saw pernah melakukan I'tikaf di bulan Syawal (Muttafaq alaih).

Beliau juga diriwayatkan pernah I'tikaf di awal, di pertengahan dan akhir Ramadan (HR. Muslim).

Namun waktu I'tikaf yang paling utama dan selalu Rasulullah saw lakukan hingga akhir hayatnya adalah pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan.


Masjid Tempat I'tikaf

Masjid yang disyaratkan sebagai tempat i'tikaf adalah masjid yang biasa dipakai untuk shalat berjamaah lima waktu. Lebih utama lagi jika masjid tersebut juga digunakan untuk shalat Jum'at. Lebih utama lagi jika dilakukan di tiga masjid utama; Masjidilharam, Masjid Nabawi dan Masjidil Aqsha.

Terdapat atsar dari Ali bin Thalib dan Ibnu Abbas yang menyatakan bahwa I'tikaf tidak sah kecuali di masjid yang dilaksanakan di dalamnya shalat berjamaah (Mushannaf Abdurrazzaq, no. 8009). Disamping, jika I'tikaf dilakukan di masjid yang tidak ada jamaah shalat fardhu, peserta i'tikaf akan dihadapkan dua perkara negatif; Dia tidak dapat shalat berjamaah, atau akan sering keluar tempat I'tikafnya untuk shalat berjamaah di masjid lain.

Yang dimaksud masjid sebagai tempat I'tikaf adalah tempat yang dikhususkan untuk shalat dan semua area yang bersambung dengan masjid serta dibatasi pagar masjid, termasuk halaman, ruang menyimpan barang, atau kantor di dalam masjid.

Lebih baik lagi jika masjidnya memiliki fasilitas yang dibutuhkan peserta I'tikaf, seperti tempat MCK yang cukup, atau ruangan yang luas tempat tidur dan menyimpan barang bawaan.


Bolehkah I’tikaf Di Mushalla?

Perlu diperjelas dahulu apa yang dimaksud dengan mushalla di sini? Sebab ada kesalahkaprahan dalam masalah ini.

Makna mushalla yang sebenarnya adalah tempat umum yang sewaktu-waktu dapat digunakan untuk shalat. Misalnya lapangan yang digunakan untuk shalat Id, maka ketika itu lapangan tersebut disebutk sebagai mushalla (tempat shalat). Atau lorong dan basement di perkantoran yang sewaktu-waktu digunakan sebagai tempat shalat dan jika selesai dikembalikan fungsinya seperti semula. Mushalla seperti ini jelas tidak dapat digunakan untuk I’tikaf.

Adapun apa yang disebut mushalla pada bangunan yang telah khusus diperuntukkan untuk shalat bahkan sudah diwakafkan untuk itu, sebagaimana yang banyak terdapat di tengah masyarakat, pada hakekatnya itu adalah masjid, hanya saja dia umumnya tidak digunakan untuk shalat Jumat. 

Karenanya, oleh masyarakat, untuk membedakannya dengan masjid yang digunakan untuk shalat Jumat tempat tersebut disebut dengan istilah mushallah. Sementara di negeri-negeri Arab, tempat seperti itu tetap disebut dengan masjid, sedangkan masjid yang digunakan untuk shalat Jumat disebut Jami’.

Kesimpulannya, dibolehkan I’tikaf di mushalla seperti yang dijelaskan di atas dengan catatan di mushalla tersebut dilaksanakan shalat berjamaah lima waktu. Adapun untuk shalat Jum’at dia boleh keluar ke masjid lain dan segera kembali ke mushalla tersebut jika sudah selesai. Wallahu a’lam.


Kapan mulai I'tikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadan dan kapan berakhir?

Jumhur ulama berpendapat bahwa I'tikaf dimulai sejak sebelum terbenam matahari malam 21 Ramadan, atau tepatnya di sore hari tanggal 20 Ramadan sebelum waktu Maghrib. Berdasarkan kenyataan bahwa malam 21 adalah bagian dari sepuluh malam terakhir Ramadan, bahkan termasuk malam ganjil yang diharapkan turun Lailatul Qadar.

Ada juga yang berpendapat bahwa awal I'tikaf dimulai sejak shalat Fajar tanggal 21 Ramadan. Berdasarkan hadits Aisyah ra bahwa Rasulullah saw jika hendak I'tikaf, beliau shalat Fajar, setelah itu beliau masuk ke tempat I'tikafnya (HR. Muslim).

Adapun waktu berakhirnya, sebagian ulama berpendapat bahwa I'tikaf berakhir ketika dia akan keluar untuk melakukan shalat Id, namun tidak terlarang jika dia ingin keluar sebelum waktu itu. Sebagian ulama lainnya berpendapat bahwa waktu I'tikaf berakhir sejak matahari terbenam di hari terakhir Ramadan.


I'tikaf Bagi Wanita

Wanita dibolehkan melakukan I'tikaf berdasarkan keumuman ayat. Juga berdasarkan hadits yang telah disebutkan bahwa isteri-isteri Rasulullah saw melakukan I'tikaf. Terdapat juga riwayat bahwa Rasulullah saw mengizinkan Aisyah dan Hafshah untuk melakukan I'tikaf (HR. Bukhari)

Namun para ulama umumnya memberikan syarat bagi wanita yang hendak melakukan I'tikaf, yaitu mereka harus mendapatkan izin dari walinya atau suaminya bagi yang sudah menikah, tidak menimbulkan fitnah, ada tempat khusus bagi wanita di masjid dan tidak sedang dalam haidh dan nifas.


Keluar dari Masjid saat I'tikaf

Secara umum, orang yang sedang I'tikaf tidak boleh keluar dari masjid. Kecuali jika ada kebutuhan pribadi mendesak yang membuatnya harus keluar dari masjid.
Aisyah radhillahu anha berkata,

وَإِنْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيُدْخِلُ عَلَيَّ رَأْسَهُ وَهُوَ فِي الْمَسْجِدِ فَأُرَجِّلُهُ وَكَانَ لَا يَدْخُلُ الْبَيْتَ إِلَّا لِحَاجَةٍ إِذَا كَانَ مُعْتَكِفًا - متفق عليه

"Adalah Rasulullah saw menyorongkan kepalanya kepadaku sedangkan dia berada di dalam masjid, lalu aku menyisir kepalanya. Beliau tidak masuk rumah kecuali jika ada kebutuhan jika sedang I'tikaf." (Muttafaq alaih)

Perkara-perkara yang dianggap kebutuhan mendesak sehingga seorang yang I'tikaf boleh keluar masjid adalah; buang hajat, bersuci, makan, minum, shalat Jumat dan perkara lainnya yang mendesak, jika semua itu tidak dapat dilakukan atau tidak tersedia sarananya dalam area masjid.

Keluar dari masjid karena melakukan hal-hal tersebut tidak membatalkan I'tikaf. Dia dapat pulang ke rumahnya untuk melakukan hal-hal tersebut, lalu lekas kembali jika telah selesai dan kemudian meneruskan kembali I'tikafnya.

Termasuk dalam hal ini adalah wanita yang mengalami haid atau nifas di tengah i'tikaf.

Akan tetapi jika seseorang keluar dari area masjid tanpa kebutuhan mendesak, seperti berjual beli, bekerja, berkunjung, dll. Maka I'tikafnya batal. Jika dia ingin kembali, maka niat I'tikaf lagi dari awal.

Bahkan, orang yang sedang i'tikaf disunahkan tidak keluar masjid untuk menjenguk orang sakit, menyaksikan jenazah dan mencumbu isterinya, sebagaimana perkataan Aisyah dalam hal ini (HR. Abu Daud).


Pembatal I'tikaf

Berdasarkan ayat yang telah disebutkan, bahwa yang jelas-jelas dilarang saat I'tikaf adalah berjimak. Maka para ulama sepakat bahwa berjimak membatalkan I'tikaf. Adapun bercumbu, sebagian ulama mengatakan bahwa hal tersebut membatalkan jika diiringi syahwat dan keluar mani. Adapun jika tidak diiringi syahwat dan tidak mengeluarkan mani, tidak membatalkan.

Termasuk yang dianggap membatalkan adalah keluar dari masjid tanpa keperluan pribadi yang mendesak. Begitu pula dianggap membatalkan jika seseorang niat dengan azam kuat untuk keluar dari I'tikaf, walaupun dia masih berdiam di masjid.

Seseorang dibolehkan membatalkan I'tikafnya dan tidak ada konsekwensi apa-apa baginya. Namun jika tidak ada alasan mendesak, hal tersebut dimakruhkan, karena ibadah yang sudah dimulai hendaknya diselesaikan kecuali ada alasan yang kuat untuk menghentikannya.


Yang dianjurkan, dibolehkan dan dilarang

Dianjurkan untuk fokus dan konsentrasi dalam ibadah, khususnya shalat fardhu, dan memperbanyak ibadah sunah, seperti tilawatul quran , berdoa, berzikir, muhasabah, talabul ilmi, membaca bacaan bermanfaat, dll. Namun tetap dibolehkan berbicara atau ngobrol seperlunya asal tidak menjadi bagian utama kegiatan i'tikaf, sebagaimana diriwayatkan bahwa Rasulullah saw dikunjungi Safhiah binti Huyay, isterinya, saat beliau I'tikaf dan berbicara dengannya beberapa saat. Dibolehkan pula membersihkan diri dan merapikan penampilan sebagaimana Rasulullah saw disisirkan Aisyah ra, saat beliau I'tikaf.

Dilarang saat I'tikaf menyibukkan diri dalam urusan dunia, apalagi melakukan perbuatan yang haram seperti ghibah, namimah atau memandang pandangan yang haram baik secara langsung atau melalui perangkat hp dan semacamnya.

Hindari perkara-perkara yang berlebihan walau dibolehkan, seperti makan, minum, tidur, ngobrol, dll.

Wallahua'lam bishshaawab. (Sebagian besar diolah dari tulisan Ustadz Abdullah Haidir)
Read More
Inspirasi Bisnis Menguntungkan Di Bulan Ramadhan

Inspirasi Bisnis Menguntungkan Di Bulan Ramadhan

Inspirasi Bisnis

Inspirasi Bisnis Menguntungkan Di Bulan Ramadhan - Bulan Ramadhan yang sedang kita jalani saat ini, tak terasa sudah berlalu selama 17 hari. Bulan Ramadhan merupakan sebuah bulan yang  sangat ditunggu–tunggu oleh sebagian besar umat muslim di seluruh penjuru dunia. Selama bulan ini umat muslim akan melakukan puasa penuh selama 30 hari.

Selain itu pada bulan ini juga di buka berbagai macam pintu berkah dan Alloh SWT akan melimpahkan banyak sekali pahala dari setiap amalan dan ibadah yang kita lakukan selama bulan Ramadhan.
Pada saat bulan suci ramadhan banyak orang yang mempersiapkan berbagai macam persiapan misalnya saja mudik, pulang kampung, berbelanja persiapan buat menyongsong lebaran, dan berbagai macam kegiatan yang lainnya. Namum, ada beberapa orang yang memanfaatkan momen bulan suci ini sebagai salah satu momen yang tepat untuk membuka bisnis Ramadhan.

Pada kesempatan kali ini, artikel ini akan mengajak anda membahas mengenai berbagai macam inspirasi bisnis yang menguntungkan yang mana bisa anda lakukan selama bulan Ramadhan berlangsung. Siapa tahu setelah membaca berbagai macam inspirasi bisnis berikut ini, bisa menjadi inspirasi bagi anda. 

Bisnis Ramadhan
Bisnis sambilan saya di kantor, 2 tahun lalu (2015)

Berikut ini adalah contohnya, yaitu :
  • Berjualan kurma.
    Kurma adalah sebuah buah yang berasal dari saudi arabiah. Makanan ini menjadi salah satu makanan yang disunnahkan oleh Rasulullah yang mana  sangat dianjurkan untuk memakan satu buju kurma pada saat sahur. Selain itu juga bisa digunakan sebagai menu pembuka pada saat buka puasa. Nah, pada saat bulan Ramadhan ini, banyak orang yang berburu buah kurma ini. Oleh karena itu, anda bisa memulai bisnis kurma pada saat bulan suci Ramadhan
  • Jualan minuman dingin.
    Pada saat berbuka puasa, bisa dipastikan bahwa hampir sebagian besar orang ingin mengkonsumsi berbagai macam minuman dingin sebagai pelepas  dahaga saat berbuka puasa. Melirik fenomena tersebut, anda bisa mencoba peluang berjualan beranekaragam minuman dingin misalnya saja es teh, es buah, dan sebagainya
  • Jualan manisan.
    Manisan adalah jenis makanan yang terbuat dari berbagai macam buah yang diawetkan dengan diberikan gula. Nah, makanan yang manis – manis ini sangat cocok untuk dijadikan menu pembuka puasa dan banyak di cari oleh hampir sebagian besar orang
  • Berjualan pakaian muslim.
    Puncak dari bulan Ramadhan adalah hari kemenangan idul fitri. Ada berbagai macam hal yang kan dipersiapkan untuk menjelang hari kemenangan tersebut. Salah satunya adalah mempersiapkan berbagai macam baju muslim untuk lebaran. Lebaran sangat identik dengan yang namanya pakaian baru. Oleh karena itu, anda bisa menjalankan bisnis pakaian untuk lebaran
  • Berjualan sarung dan mukena.
    Perlengkapan ibadah paling banyak diburu pada saat bulan ramadan. Hampir sebagian besar orang baik pria maupun wanita selalu ingin berpenampilan baru menjelang bulan suci Ramadhan.Dengan berbisnis perlengkapan ibadah seperti mukena dan sarung bisa dipastikan laris dan laku
  • Jualan beranekaragam kue kering.
    Kue kering merupakan salah satu jenis makanan yang banyak banyak disungguhkan pada lebaran. Banyak orang yang mencari kue kering selama buklan ramadan yang biasanya digunakan untuk diberikan kepada orang kerabat sebagai bingkisan parsel lebaran. Dengan membuat berbagai macam kue kering yang beranekaragam maka akan membuat bisnis kue kering anda akan mendulang sukses
  • Bisnis rental mobil.
    Selain bisnis makanan, bisnis rental mobil ini akan sangat laris pada saat bulan Ramadhan. Banyak orang yang membutuhkan jasa rental untuk di bawa mudik ke kampung halaman bersama dengan keluarga tercinta

Read More
Keutamaan Bulan Ramadhan Untuk Kesehatan Tubuh

Keutamaan Bulan Ramadhan Untuk Kesehatan Tubuh


Keutamaan Bulan Ramadhan

Keutamaan Bulan Ramadhan Untuk Kesehatan Tubuh - Tahukan Anda bahwa menunaikan puasa di bulan Ramadhan tidak hanya menjadi ladang pahala, serta membuat akhlak menjadi lebih baik, tapi juga membuat tubuh menjadi lebih sehat. Mungkin banyak dari Anda yang belum mengetahui manfaat dari puasa yang satu ini.

Berikut ini adalah beberapa keutamaan bulan Ramadhan yang akan Anda peroleh, jika menunaikannya dengan baik, antara lain :

  1. Baik untuk sistem pencernaan
    Pada saat seseorang berpuasa, maka sistem pencernaannya akan beristirahat. Tepat pada saat beristirahat ini, organ pencernaan akan mulai bebenah diri, dan mulai memperbaiki diri. Jika ada salah satu organ atau bagian yang mengalami kerusakan, akan segera diperbaiki.

    Lalu bagaimana dengan penyakit gastritis atau maag, pada dasarnya penyakit ini tidak mungkin kambuh pada saat seseorang sedang berpuasa. Penyakit ini kambuh karena sistem kimia tubuh kacau, atau ketika seseorang mulai mengalami stress, baik yang disadari atau tidak.
  2. Baik untuk kesehatan jantung serta pembuluh darah
    Melakukan puasa juga baik untuk penderita jantung. Ketika seseorang melakukan puasa di bulan Ramadhan, maka kandungan HDL akan meningkat, dan kandungan LDL dalam tubuh akan menurun. Kondisi ini yang akan membuat kesehatan jantung baik, bahkan sistem peredaran darah juga mulai lancar.
  3. Kondisi psikologis yang tenang, dapat mencegah penyakit kronis
    Ketika seseorang yang berpuasa di bulan ramadhan, maka seseorang tersebut harus dapat mengontrol emosinya. Kondisi ini yang membuat seseorang menjadi lebih tenang. Serta menurunkan kadar adrenalin dalam tubuh.

    Kondisi ini dapat mencegah munculnya kolesterol berlebih, dan membuat kontraksi empedu jadi lebih baik. Sehingga berbagai macam penyakit kronis dapat terhindarkan.
  4. Berpikir jadi lebih tajam dan kreatif
    Berpuasa juga membuat seseorang dapat berpikir dengan tenang. Dalam kondisi tenang ini, maka performa otak jadi lebih baik dan lebih tajam. Itu juga yang menjadi alasan mengapa seseorang dapat menciptakan berbagai macam ide kreatif.

    Hal ini dibuktikan berdasarkan penelitian pada sekelompok mahasiswa di University of Chicago yang melakukan puasa selama 7 hari. Pada saat berpuasa tersebut, terbukti, bahwa kewaspadaan mereka dan mental mereka mulai meningkat, hingga berbagai tugas yang diberikan dapat diselesaikan dengan baik.
  5. Performa saksualitas mengalami peningkatan
    Berdasarkan sebuah penelitian, pada saat seseorang berpuasa, maka kadar hormon testosterone, perangsang jantung / FSH dan juga Lemotin akan naik. Namun hal ini hanya bersifat sementara. Setelah puasa selesai dilakukan, maka kadar hormon ini akan turun kembali.
  6. Mencegah kegemukan
    Ketika seseorang berpuasa, maka tubuh akan mulai membuat energy untuk aktifitas sehari-hari dari berbagai macam cadangan makanan yang ada, baik itu cadangan lemak, sisa makanan yang ada di dalam usus, atau bahkan cadangan lainnya, seperti protein berlebih, dan hal lainnya. Ini yang membuat sistem pencernaan jadi lebih baik, dan sistem sekresi juga jadi lebih lancar. Hasilnya berat badan pun akan berkurang.
  7. Sistem kekebalan tubuh meningkat
    Tahukan Anda bahwa salah satu keutamaan bulan Ramadhan adalah dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Hal ini berdasarkan penelitian yang dilakukan pada seseorang yang melakukan puasa.

    Dimana Limfosit yang ada di dalam tubuh naik menjadi 10 kali lipat. Kondisi ini yang akan mempengaruhi sistem imun tubuh, hasilnya berbagai macam penyakit tidak mudah masuk ke dalam tubuh.
  8. Baik untuk ginjal
    Ginjal adalah salah satu organ yang berfungsi untuk menyaring berbagai macam racun yang ada di dalam tubuh. Ketika seseorang berpuasa, maka ginjal akan mengurasi asupan air.

    Jika kekuatan osmosis urin biasanya mencapai 1.000 hingga 12.000 ml / kg air, maka ketika seseorang berpuasa, hal ini akan berkurang. Hasilnya kinerja ginjal akan lebih maksimal.
Read More
Menyibak Keistimewaan Bulan Ramadhan Dibanding Bulan Lainnya Bagi Seorang Muslimin

Menyibak Keistimewaan Bulan Ramadhan Dibanding Bulan Lainnya Bagi Seorang Muslimin


Keistimewaan Bulan Ramadhan

Menyibak Keistimewaan Bulan Ramadhan Dibanding Bulan Lainnya Bagi Seorang Muslimin - Bulan Ramadhan telah tiba, sudah waktunya untuk berbenah diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Bulan yang satu ini disebut istimewa, karena memang bulan ini berbeda dengan kebanyakan bulan lainnya, baik yang dapat dilihat secara kasat mata, maupun tidak, baik yang dapat diteliti oleh science maupun tidak.

Namun yang akan dijelaskan berikut ini adalah berbagai macam keistimewaan bulan Ramadhan yang akan diperoleh seorang muslimin, jika dapat menunaikan ibadah di bulan Ramadhan dengan baik, sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

  1. Bulan untuk mendidik ketakwaan seseorang
    Dalam surat Albaqarah ayat 183 disebutkan, bahwa bahwa seorang muslimin harus melakukan ibadah puasa, seperti yang telah dilakukan oleh kaum sebelumnya. Dimana pada bulan ini, seorang muslim bukan hanya harus menahan haus dan lapar, tetapi mengendalikan haus dan lapar tersebut.

    Ini yang akan menjadi salah satu pelajaran untuk mengendalikan emosi dengan baik, ini juga yang membuat seorang muslim mampu menjadi pribadi yang baik.
  2. Bulan yang didalamnya terdapat Lailatul Qodar
    Lailatul Qodar atau bulan seribu bulan, artinya hanya 1 malam yang mulianya sama seperti seribu bulan. Lailatur Qodar ini adanya di akhir bulan Ramadhan, dimana alam pun seolah tidak bernafas, dan menikmati proses terjadinya fenomena alam yang hanya terjadi 1 kali selama 1 tahun ini.

    Seorang muslimin yang dapat beribadah dengan baik, tentu akan memperoleh malam yang luar biasa ini.
  3. Ramadhan menumbuhkan rasa solidaritas antar sesama manusia
    Walaupun sejatinya umat muslimin yang menunaikan ibadah puasa ini, namun jika dilihat secara luas. Seluruh umat manusia pun baik kaum muslimin maupun yang bukan, turut menghormati bulan ini. Akan timbul toleransi yang baik, antar umat beragama.

    Dimana pada bulan ini, mereka yang tidak menunaikan ibadah puasa, akan menghormati umat muslim dengan tidak makan minum di tempat terbuka.

    Selain itu solideritas sesama muslim pun akan tergugah, dengan diadakannya buka puasa bersama di masjid, dan saling memberikan bekal untuk berbuka atau sahur.
  4. Bulan puasa menyehatkan
    Keistimewaan lain dari bulan puasa adalah puasa itu menyehatkan. Bagaimana tidak, dengan berpuasa, maka seseorang akan disiplin makan. Seorang muslimin hanya dapat makan ketika fajar belum terbit dan ketika matahari sudah terbenam.

    Selama berpuasa, maka seluruh sistem pencernaan akan berhenti, mereka mulai memperbaiki berbagai kerusakan yang ada. Tidak hanya itu, suplai tenaga untuk aktifitas sehari-hari menggunakan cadangan lemak, dan beberapa hal lainnya yang dapat digunakan sebagai energy bagi tubuh. Ini yang membuat tubuh menjadi lebih sehat, dan penyakit pun dapat teratasi dengan baik.
  5. Bulan penuh rahmat dan ampunan
    Keistimewaan berikutnya dari bulan ini adalah penuhnya rahmat dan ampunan yang diberikan oleh Alloh SWT, pada umatnya. Ada banyak sekali pahala yang dilimpahkan pada bulan Rahadhan ini, seperti doa yang mustajab (atau doa yang langsung dijabah), pahala umrah pada bulan ramadhan sama dengan ibadah haji, semakin banyak sedekah dan amal baik, maka semakin berlipat pahala yang akan tercurah, dan hal lainnya.

Selain itu masih banyak lagi keistimewaan bulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Namun inti dari bulan Ramadhan ini adalah membuat umat muslimin menjadi lebih baik, dan serta mampu memperbaiki diri, sehingga ketika bulan ini berakhir, akan menjadi seseorang yang baru, atau menjadi seseorang yang fitrah, sebagaimana mereka baru saja dilahirkan.
Read More
Cara Asyik Ngabuburit Pada Bulan Ramadhan

Cara Asyik Ngabuburit Pada Bulan Ramadhan

Cara Asyik Ngabuburit Pada Bulan Ramadhan

Cara Asyik Ngabuburit Pada Bulan Ramadhan - Pada bulan Ramadhan, kamu dapat melakukan beberapa hal dalam menunggu adzan maghrib. Kata ngabuburit pasti tidak asing ditelinga kamu, merupakan kegiatan yang dapat kamu lakukan pada saat sore hari sambil menunggu waktu berbuka.

Waktu berbuka adalah waktu yang sangat ditunggu, setelah seharian menahan lapar dan haus. Tentu saja didukung badan yang sudah lemas, membuat kamu tidak sabar menunggu untuk berbuka.

Dengan ngabuburit waktu akan terasa singkat sehingga kamu akan terasa cepat pada saat waktu berbuka.  Kamu dapat melakukan ngabuburit dengan kegiatan yang bermanfaat tanpa mengurangi pahala puasa.
  1. Memasak Dan Mencoba Resep Baru
    Bagi kamu kaum hawa dapat melakukan kegiatan asyik ini. Kamu dapat mengasah keterampilan masak kamu dan dapat mencoba resep baru untuk menu berbuka. Agar menu berbuka kamu bervariasi tidak itu-itu saja.

    Kamu dapat mencoba bertukar resep dengan teman kamu atau mencari resep dari internet. Dijamin kamu tidak akan terasa waktu berjalan dengan cepat. Agar semakin seru, kamu dapat mengajak teman-teman atau si kecil.

    Dengan mengajak anak masak, kamu dapat menumbuhkan rasa percaya dirinya dan dapat mengajarinya tentang warna dan berhitung. Dibandingkan kamu membeli makanan diluar, kamu dapat menghemat dengan memasak sendiri makanan di rumah untuk keluarga.
  2. Membaca Buku
    Untuk mengisi waktu luang sambil menambah wawasan kamu dapat membaca buku. Apalagi kamu sangat menyukai membaca, dijamin waktu berbuka akan cepat. Kamu dapat membaca buku-buku menarik atau buku terbaru agar tidak ketinggalan zaman. Selain dapat menambah pengetahuan, membaca juga dapat menghilangkan stress dan meningkatkan cara berpikir analisis yang kuat.
  3. Berjualan Jajanan Khas Ramadhan
    Salah satu kesibukan yang dapat kamu coba untuk menunggu waktu berbuka adalah dengan berjualan. Kegiatan ini dapat menambah pundi-pundi uang kamu untuk berlebaran.

    Kamu dapat berjualan es buah, kolak, atau jajanan pasar lainnya. Agar semakin seru kamu dapat mengajak teman-teman. Dagangkan jajanan kamu beberapa jam sebelum waktu berbuka dan dagangkan dipinggir jalan.

    Dan kamu dapat juga berdagang dengan cara yang unik agar pembeli tertarik atau kamu dagangkan juga jajanan tersebut secara online agar banyak peminatnya.
  4. Hunting Foto
    Untuk menambah koleksi foto kamu di Instagram kamu dapat hunting foto di tempat bersejarah atau foto kegiatan pada saat bulan Ramadhan. Agar semakin bermanfaat kamu dapat ikut lomba atau mengirim hasil foto kamu pada koran-koran.

    Selain itu hunting foto bersama teman juga tidak kalah seru dan diakhiri dengan berbuka puasa bersama. Dengan cara tersebut silaturahmi kamu dengan teman-teman tidak akan terputus. Dan dengan hunting foto kamu dapat memperkenalkan spot-spot unik yang jarang dikunjungi.
  5. Berolahraga
    Kata siapa pada saat puasa tidak dapat olahraga?, kamu dapat melakukan olahraga yang ringan. Jangan sampai puasa menghambat kegiatan olahraga kamu. 

    Olahraga juga dapat membakar kalori dan membuat tubuh sehat. Kamu tidak ingin jika pada puasa berat badan semakin bertambah. Berolahraga pada sore hari tidak kalah seru dengan olahraga pada pagi hari.
  6. Berbelanja
    Buat perempuan kegiatan ini tidak pernah membosankan dan sangat dijamin dapat membuat lupa waktu. Kamu dapat berbelanja pakaian untuk lebaran, tetapi ingat jangan sampai kamu menghabiskan uang dalam sekejap dengan membeli barang yang tidak berguna.

Demikianlah beberapa kegiatan yang dapat kamu lakukan saat ngabuburit di bulan Ramadhan.
Read More
4 Olahraga Yang Dapat Kamu Lakukan Pada Bulan Puasa

4 Olahraga Yang Dapat Kamu Lakukan Pada Bulan Puasa

Olahraga di Bulan Ramadhan
Olahraga di Bulan Ramadhan

4 Olahraga Yang Dapat Kamu Lakukan Pada Bulan Puasa - Bulan puasa merupakan hal yang sangat dinantikan oleh setiap muslim. Merupakan salah satu ibadah wajib, puasa merupakan dimana seseorang menahan hawa nafsu.

Dimulai pada saat matahari terbit hingga matahari tenggelam. Karena tidak makan selama beberapa jam, mengakibatkan pada saat puasa akan membuat lemas. Padahal dengan berpuasa kita sedang mendetoks tubuh dimana akan membersihkan tubuh kita dari racun.

Olahraga merupakan salah satu kegiatan yang sangat dihindari pada saat puasa karena dianggap akan membuat tubuh semakin lemas. Padahal apabila kita menjaga pola makan pada saat sahur dan berbuka dan mencukupi kebutuhan minum dijamin tubuh kamu tidak akan lemas.

Olahraga pada saat puasa juga dapat menjaga tubuh dapat prima dan sehat bugar. Oleh karena itu kamu dapat mencoba olahraga ringan yang dapat menyeimbangkan dan menjaga kebugaran tubuh. Kamu dapat melakukan pada saat setelah sahur atau sambil menunggu adzan maghrib.
  1. Jalan Santai
    Nah, olahraga ini bisa kamu lakukan setelah sahur. Kamu dapat merasakan segarnya udara pagi sekaligus dapat membakar kalori. Dibandingkan setelah sahur kamu tidur, lebih baik kamu melakukan olahraga ini.

    Untuk awal-awal kamu dapat berkeliling kompleks rumah selama 15 menit dalam minggu pertama. Seiring berjalannya waktu, kamu dapat meningkatkan menjadi 20 menit, 30 menit, hingga 1 jam. Dan jangan lupa juga meningkatkan kecepatannya, mulai dari santai hingga cepat.

    Selain dapat menurunkan berat badan, jalan santai juga terbukti ampuh untuk menjaga kesehatan paru-paru, melancarkan sirkulasi darah dan mengontrol gula darah.
  2. Jogging
    Jika kamu kurang tertantang dengan jalan santai, kamu dapat mencoba olahraga satu ini. Ada baiknya kamu melakukannya pada saat sehabis sahur, karena kamu tidak akan merasa mudah lelah karena  masih menyimpan energi pada tubuh.

    Kamu dapat melakukannya selama 15-30 menit, olahraga ini dapat mencegah terjadinya dehidrasi yang berlebihan pada tubuh kamu. Tetapi ingat, berolahraga pada saat puasa dapat membuat jantung mudah berdebar. Apabila kamu merasa jantungmu mulai berdebar kencang, kamu dapat berhenti jogging atau mengurangi durasi waktu jogging.
  3. Yoga
    Olahraga ini sangat ampuh untuk mempercepat proses detoksifikasi tubuh kamu. Olahraga ini juga dapat membuat pikiran kamu rileks karena gerakannya yang mudah dilakukan dalam keadaan tenang dan perlahan.

    Gerakan yoga sangat berfokus pada pelatihan pernapasan yang dapat membantu penyuplaian oksigen ke otak. Sehingga dapat membantu merilekskan pikiran dan memberikan ketenangan. Kamu dapat memilih tempat yang tenang dan jauh dari keramaian, tetapi apabila kamu melakukan kesalahan dalam gerakan yoga maka dapat berakibat fatal.

    Kamu dapat melakukan gerakan mudah seperti cobra pose, camel pose, atau child pose. Kamu harus menghindari gerakan yang menahan berat tubuh seperti palnking pose.
  4. Bersepeda Santai
    Untuk menghabiskan waktu ngabuburit, kamu dapat melakukan olahraga ini sambil menikmati angin sore atau mencari jajanan untuk berbuka. Apabila kamu pemula, kamu dapat bersepda dengan jarak yang dekat saja.

    Tetapi apabila sudah terbiasa kamu dapat mencoba untuk jarak yang jauh. Seperti menurut penelitian bersepeda dalam waktu 45 menit dapat membakar 300 kalori untuk wanita dan 350 kalori untu pria. Tetapi jangan sampai kebablasan, kamu harus ingat bahwa cairan pada tubuh kamu terbatas agar terhindar dari dehidrasi agar badan kamu tidak lemas. 

Itulah beberapa olahraga ringan yang dapat kamu lakukan pada bulan puasa.
Read More
7 Keistimewaan Ramadhan

7 Keistimewaan Ramadhan

7 Keistimewaan Ramadhan
7 Keistimewaan Ramadhan

7 Keistimewaan RamadhanBulan Ramadhan adalah bulan yang sangat dinantikan oleh seluruh kaum muslimin. Setelah 11 bulan lamanya tubuh ini bekerja rutin, maka terdapat 1 bulan yang di dalamnya diwajibkan puasa bagi orang-orang beriman.

Ada sebagian pihak mengatakan kalau puasa itu hanyalah menukar jam normal makan saja. Padahal puasa khususnya puasa Ramadhan mengandung begitu banyak hikmah dan kebaikan. Setidaknya ada tujuh keistimewaan Ramadhan. Keistimewaan-keistimewaan apakah itu? mari kita simak bersama.


  • Puasa adalah ibadah yang istimewa
Dalam hadits Qudsi yang diriwayatkan Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda, Allah SWT berfirman,"Setiap amalan manusia adalah untuknya kecuali puasa. Puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan memberikan balasannya."

Tidak seperti ibadah-ibadah lainnya, yang memang pada hakekatnya kebaikan dari ibadah tersebut akan kembali kepada manusia sendiri yang melakukannya, khusus untuk puasa, Allah SWT langsung yang akan memberikan balasannya. Ketika berpuasa kita tidak benar-benar tahu apakah seseorang itu berpuasa atau tidak, karena hanya Allah SWT dan dirinya sendiri yang mengetahuinya.

  • Bulan di dalamnya diturunkan Al Qur'an
Kesitimewaan berikutnya terkait bulan Ramadhan ini adalah bulan diturunkannya Al Qur'an sebagai petunjuk jalan bagi seluruh manusia, seperti ditulis pada kitab suci Al Qur'an Surat Al Baqarah ayat 185:


شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ ۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ


Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur.(2:185).

  • Ar Rayyan, pintu surga khusus orang yang puasa
"Sesungguhnya di surga ada pintu yang dinamakan Ar-Rayyan. Orang-orang yang berpuasa di hari kiamat masuk dari pintu itu. Tidak dibolehkan seorang pun memasukinya selain mereka. Lalu dikatakan, ‘Dimana orang-orang yang berpuasa?' Mereka pun bangkit, tidak ada seorang pun yang masuk kecuali dari mereka. Ketika mereka telah masuk, (pintunya) ditutup dan tidak seorang pun masuk lagi." (HR. Bukhari, 1763. Muslim, 1947).

Allah SWT membuatkan pintu khusus di surga untuk orang-orang yang berpuasa dan tidak bisa dimasuki oleh golongan lain. Begitu khususnya pahala untuk orang-orang yang berpuasa.

Dalam riwayat lain terkait pintu surga Ar Rayyan ini, Sahal bin Sa’ad menuturkan bahwa Rasulullah saw bersabda:

“Orang-orang yang berpuasa memiliki satu pintu di surga yang bernama Ar Rayyan. Tak ada yang memasuki (surga) melalui pintu itu selain mereka. Apabila ahli puasa terakhir telah masuk, pintu itu pun ditutup. Barang siapa memasuki (surga) melalui pintu itu, ia akan minum dan barangsiapa yang minum ia tidak akan dahaga selamanya.”
  • Dikabulkannya doa
Bulan Ramadhan adalah ladang pahala dan pertaubatan. Kita harus optimal memanfaatkan peluang ini, salah satunya dengan memperbanyak doa. Doa adalah senjatanya orang-orang beriman.

Dalam suatu riwayat, Abu Hurairah ra mengatakan bahwa Rasulullah saw bersabda, “(Ada) tiga doa mustajab, yaitu doa orang yang puasa, doa orang yang teraniaya, dan orang yang berpergian. (HR. Baihaqi).

Doa orang-orang yang berpuasa akan dikabulkan olehNya.

  • Perisai dari maksiat dan api neraka
Puasa adalah pelindung terhadap perbuatan maksiat dan api neraka. Puasa melatih kita untuk mengontrol diri dan mengendalikan hawa nafsu serta perbuatan yang terlarang lainnya.

Puasa merupakan perisai yang digunakan seorang hamba untuk melindingi diri dari neraka. Rasulullah bersabda: “Puasa adalah perisai yang digunakan hamba untuk melindungi dari neraka.”

Imam An-Nawawi berkata,“Puasa adalah perisai,” artinya penutup dan penghalang diri dari perbuatan keji dan dosa-dosa, sekaligus perisai dari api Neraka.

  • Laitul Qadar
Terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan. Bila kita beribadah di malam Laitul Qadar maka kita akan mendapatkan pahala yang setara dengan nilai ibadah selama 83 tahun lebih.

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ ۚ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ

Sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam yang diberkahi. Sungguh, Kamilah yang memberi peringatan.(ad-Dukhan: 3)

   وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ , لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? , Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. (Al Qadr:2-3)
  • Pembebasan dari api neraka
Di bulan Ramadhan setan dibelenggu, pintu surga dibuka lebar, dan pintu neraka ditutup rapat pada bulan ini.

Abu Hurairah ra meriwayatkan, bahwa Rasulullah saw bersabda: “Sungguh setiap kali (waktu) berbuka, Allah memiliki hamba-hamba yang dibebaskan dari neraka, dan itu terjadi di setiap malam.” (HR. Ibnu Majah, Ahmad,Thabrani, dan Baihaqi).


Read More
Buka Puasa Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

Buka Puasa Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

Buka Puasa Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW
Kurma


Buka Puasa Sesuai Tuntunan Rasulullah SAWBuka puasa adalah saat-saat yg dinantikan oleh mereka yang berpuasa. Kenikmatannya bukan sebatas pada makanan yang disantap, tetapi suasana ruhani dan relijius tampak lebih terasa pengaruhnya. Inilah bonus langsung yang Allah berikan bagi orang yang berbuka puasa;



لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ يَفْرَحُهُمَا إِذَا أَفْطَرَ فَرِحَ وَإِذَا لَقِيَ رَبَّهُ فَرِحَ بِصَوْمِهِ



"Bagi orang yang shaum akan mendapatkan dua kegembiraan yang dia akan bergembira dengan keduanya, yaitu apabila berbuka dia bergembira dan apabila berjumpa dengan Rabnya dia bergembira disebabkan ibadah shaum itu". (Muttafaq alaih)


Ada beberapa hal perlu diperhatikan saat berbuka.


  • Perhatikan adab makan;
    Baca basmalah, makan dgn tangan kanan dan ambil makanan yg terdekat. Jangan lupa berdoa saat berbuka, krn itu termasuk waktu yg mustajabah. 

  • Awali buka puasa dengan ruthab (kurma setengah masak) jika tidak, maka dengan kurma yang sudah masak dan jika tidak ada juga minumlah beberapa teguk air putih.

    كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُفْطِرُ عَلَى رُطَبَاتٍ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٌ فَعَلَى تَمَرَاتٍ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ

    "Dahulu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berbuka dengan beberapa ruthab (kurma yang belum masak) sebelum melakukan shalat, jika tidak dengan air maka dengan beberapa kurma, dan apabila tidak ada kurma maka beliau minum air putih beberapa teguk." (HR. Ahmad, Abu Daud dan Tirmizi)

    Setelah itu baru menyantap makanan lainnya.

  • Dari riwayat di atas juga diisyaratkan bahwa Rasulullah saw berbuka ringan saja untuk kemudian segera shalat (Maghrib). Ini lebih baik ketimbang langsung makan makanan berat. Dari sisi ibadah tidak menyebabkan terlambat shalat, dari sisi kesehatan pun lebih baik bagi lambung agar tidak kaget dengan makanan yang banyak sekaligus setelah kosong seharian.

  • Usahakan sedapat mungkin buka bersama keluarga inti. Kesempatan terbaik untuk membangun kehangatan keluarga dalam bingkai iman dan takwa.

  • Mengendalikan diri ternyata tidak hanya dibutuhkan saat berpuasa, tapi juga tetap dibutuhkan ketika berbuka. Makanlah secukupnya jangan terlalu kenyang. Penting menyederhanakan jenis makanan yang dihidangkan agar tidak terjebak pada sikap berlebih-lebihan yang terlarang atau tabzir dengan membuang makanan.


Selamat menantikan berbuka puasa, semoga Allah ridhai. (Ustadz Abdullah Haidir)
Read More
Sambutan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin Menyambut Ramadhan 1438H-2017M

Sambutan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin Menyambut Ramadhan 1438H-2017M

Menyambut Bulan Ramadhan 1438H
Menyambut Bulan Ramadhan 1438H


Kaum muslimin dan muslimat para pemirsa diseluruh Indonesia yang berbahagia..






Marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta'ala yg memberikan kesempatan kepada kita untuk bertemu kembali dengan bulan yang penuh berkah bulan suci Ramadhan.

Shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam, nabi pembawa kedamaian, nabi yang mengajarkan agar kita dapat hidup rukun dan saling menghormati kepada sesama umat manusia.

Malam ini Kementerian Agama Republik Indonesia telah menyelenggarakan sidang isbat untuk mengambil keputusan penetapan awal bulan Ramadhan tahun ini. 

Alhamdulillah sidang telah diikuti oleh perwakilan dari beberapa negara sahabat, para alim ulama para pimpinan ormas Islam, anggota badan hisab dan rukyat dan para ahli astronomi.

Sidang isbat telah menyepakati dan memutuskan bahwa tanggal 1 Ramadhan 1438 Hijriyah bertepatan dengan hari Sabtu tanggal 27 mei 2017, dengan demikian puasa Ramadhan akan kita mulai pada hari Sabtu besok .

Untuk itu kami atas nama Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa dan ibadah-ibadah lainnya di bulan suci Ramadhan. 

Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala menerima segala kebaikan dan Amaliyah ibadah yang kita lakukan sehingga kita menjadi orang-orang yang mencapai derajat Muttaqin.

Kaum muslimin dan muslimat para pemirsa di seluruh Indonesia yang berbahagia, dalam kesempatan menyambut bulan suci Ramadhan ini izinkan kami menyampaikan beberapa hal:

Pertama, kami mengajak seluruh umat Islam di seluruh pelosok negeri untuk benar-benar menjaga kesucian bulan Ramadhan dalam makna yang sepenuhnya, sebagaimana kita Mahfumi terminologi Ramadhan dalam bahasa Arab berasal dari kata dasar Romadho yang berarti membakar. Hal ini bermakna bahwa bulan Ramadhan merupakan bulan untuk membakar hawa nafsu, amarah murka, caci maki dan perilaku-perilaku destruktif lainnya.

Oleh karenanya, marilah kita jaga kesucian Ramadhan ini jangan sampai dikotori dengan ujaran kebencian, caci maki, menghina dan memfitnah baik dalam ruang sosial lebih-lebih dalam ruang keagamaan.

Jangan sampai ruang keagamaan apalagi ruang ibadah yang bersifat sakral itu dikotori dengan ujaran kebencian yang justru dapat menghilangkan kesucian dalam beribadah. 

Jadikan bulan Ramadhan ini sebagai ruang untuk bermuhasabah, mengevaluasi dan memperbaiki kualitas diri yang di samping dituntut untuk Saleh secara individual, juga Saleh secara sosial, yang mampu menjalin kedamaian di antara sesama umat manusia.

Beribadah puasa hendaknya juga mampu ditunjukkan dengan sikap kasih sayang terhadap sesama, menghargai dan menghormati kepada orang lain. 

Hadis Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam menyatakan betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga.

Orang yang melakukan ibadah puasa tidak akan mendapatkan balasan apapun jika dirinya tidak mampu membangun kedamaian dalam kehidupan sosialnya. 

Meski berpuasa jika lisan dan tindakannya tidak terkontrol maka ia tidak akan mendapatkan balasan pahala apapun. 

Dalam ilmu tasawuf dijelaskan bahwa manusia itu terdiri atas 2 unsur yakni unsur nasuth atau unsur
kemanusiaan dan unsur lahut atau unsur ketuhanan. 

Unsur lahut merupakan sifat-sifat yang baik seperti kesucian, kedamaian, kebaikan, ikhlas, menghargai, jujur dan se misalnya, sementara unsur nasuth merupakan sifat-sifat materialistik yang melekat pada manusia seperti sikap hedonis, pamrih, permusuhan, adu domba dan semisalnya 

Dalam konteks Ramadhan ibadah puasa itu sesungguhnya menghilangkan unsur-unsur nasuth dan dalam waktu bersamaan memperkuatkan unsur-unsur lahut.

Puasa itu meminimalisasi bahkan menghilangkan sikap hedonistik materialistik dan dalam waktu bersamaan mengaktifkan orientasi yang bersifat kebaikan, kedamaian kelemah-lembutan, menghargai orang lain dan lain sebagainya. 

Jika sifat-sifat Tuhan atau unsur-unsur lahut itu terbiasa disemai  dalam diri kita maka potensi kita untuk semakin dekat dengan Allah subhanahu wa ta'ala tentu akan semakin tinggi.

Kaum muslimin dan muslimat para pemirsa di seluruh Indonesia yang berbahagia,


Kedua, dalam konteks kebangsaan, keagungan Ramadhan hendaknya dimanifestasikan untuk memperteguh komitmen kebangsaan dalam merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berfalsafah Pancasila. 

Negara kita adalah negara yang masyarakatnya tidak dapat dilepaskan dari nilai-nilai agama. Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama.

Menempatkan Pancasila sebagai ideologi negara kesatuan Republik Indonesia merupakan kesepakatan berupa konsensus nasional yang mempersatukan seluruh elemen bangsa baik agama, suku, golongan dan budaya yang beraneka.

Momentum Ramadhan hendaknya dapat dijadikan sebagai pusat gerakan bersama dalam menegaskan dan meneguhkan kembali ideologi Pancasila sebagai basis membangun negara yang religius. 

Kami mengajak kepada seluruh umat beragama di Indonesia untuk terus memperkuat kembali militansi dan patriotisme kebangsaan kita.

Kaum muslimin dan muslimat para pemirsa di seluruh Indonesia yang berbahagia, 

Dengan menjadikan Ramadhan sebagai basis penguatan kualitas diri sebagai Muslim dan sekaligus penguatan kebangsaan sebagai warga negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai keluhuran agama dan negara diyakini ritual Ramadhan akan semakin bermakna. 

Di samping menjadikan Pribadi muslim yang Paripurna, Ramadhan juga memperkuat komitmen kebangsaan sebagai warga negara. 

Mari kita sambut kehadiran Ramadhan dengan penuh sukacita.

Ramadhan sebagai bulan yang pintu ampunan dan kasih sayangNYA terbuka lebar,di dalamnya ada malam yang lebih baik dari 1000 bulan, di siang hari diwajibkan berpuasa sementara di malam harinya disunnahkan untuk memperbanyak sholat malam. 

Seluruh waktu kita gunakan untuk berbagai aktivitas yang bermanfaat. 

Kaum muslimin dan muslimat para pemirsa di seluruh Indonesia yang berbahagia, 

Pada kesempatan yang berbahagia ini saya mengajak seluruh umat beragama, Mari kita jaga suasana kerukunan dan persaudaraan diantara kita sebagai sesama anak bangsa. 

Mari kita jaga suasana penuh kedamaian ini agar saudara-saudara kita dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyu dan khidmat.

Semoga dengan datangnya bulan suci Ramadhan 1438 Hijriyah, Allah Subhanahu Wa Ta'ala memberkahi bangsa dan negara Indonesia dan semoga kita semua senantiasa berada dalam lindunganNYA.


Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Menteri Agama RI

Lukman Hakim Saifuddin




Read More
Trik Menjaga Kesehatan Setelah Lebaran

Trik Menjaga Kesehatan Setelah Lebaran

Trik Menjaga Kesehatan Setelah Lebaran
Trik Menjaga Kesehatan Setelah Lebaran



Makanan yang Harus Dibatasi Saat Lebaran

Ada beberapa jenis makanan yang kebanyakan ada di berbagai daerah di Indonesia saat sedang berlebaran. Tentunya anda akan merasakan makanan tersebut di beberapa tempat dan dalam jumlah yang banyak. 

Tanpa disadari kebiasaan tersebut justru memberikan dampak kurang sehat terhadap tubuh anda apalagi setelah lebaran usai.

Berikut beberapa jenis makanan yang sebaiknya dibatasi selama masa lebaran :


  • Hati sapi mungkin ada di beberapa olahan makanan lebaran, kandungan kolesterol yang cukup tinggi di dalamnya harus membuat anda menahan diri untuk tidak mengkonsumsinya terlalu banyak
  • Makanan bersantan pasti akan menjadi ratu makanan lebaran dimanapun daerah di Indonesia. Meskipun sangat sulit menghindariya, tetapi anda harus benar-benar memperhatikan jumlah makanan bersantan yang dikonsumsi di hari itu jangan sampai terlalu berlebihan
  • Daging berlemak juga harus dibatasi karena kandungan kolesterol jahat di dalamnya. Anda bisa mengkonsumsi sedikit saja agar tetap nikmat saat dirasakan tanpa efek samping setelahnya
  • Kue-kue lebaran juga menjadi salah satu sasaran makanan yang perlu dibatasi. Hal tersebut karenakan kandungan tepung, telur dan mentega yang dapat mempengaruhi kadar kolesterol dalam tubuh. Selain itu juga rasa manis yang dikonsumsi berlebihan tidak baik untuk kesehatan anda
  • Batasi konsumsi ayam bagian paha dan kulitnya karena juga mengandung lemak cukup tinggi. Apalagi jika proses memasaknya juga menggunakan santan


Tips Tetap Sehat Setelah Lebaran

Terkadang mungkin anda tidak sadar sudah mengkonsumsi makanan seberapa banyak selama masa lebaran. Hal tersebut dikarenakan terlalu menikmati suasana dan banyaknya pilihan makanan yang begitu menggiurkan. 

Apalagi untuk beberapa jenis makanan terkadang hanya ada pada saat lebaran sehingga membuat anda rindu dan menantikan saat lebaran untuk menyantapnya.

Berhati-hati terhadap masalah kesehatan setelah lebaran sangat penting untuk mulai diperhatikan dengan baik. 

Berikut tips tetap sehat setelah lebaran yang bisa anda lakukan :

  • Perhatikan jumlah kalori yang dikonsumsi saat lebaran, termasuk untuk setiap makanan kecil yang dikonsumsi
  • Sebaiknya anda mengurangi nasi dan tidak berlebihan saat memakan lauk khas lebaran. Sehingga tidak terlalu banyak kalori serta lemak yang masuk ke dalam tubuh
  • Banyak minum air putih karena biasanya saat lebaran karena terlalu antusias dan banyak makanan serta minuman lainnya kemudian lupa dengan kebutuhan air mineral ini
  • Tetap menjaga untuk melakukan aktifitas fisik ringan. Misalnya untuk berkeliling dan berkunjung ke beberapa tetangga anda bisa berjalan kaki saja
  • Tetap mengkonsumsi buah dan sayur untuk memenuhi kebutuhan serat yang akan membantu sistem metabolisme anda agar berfungsi secara optimal

Menjalankan beberapa tips sehat tersebut akan membantu anda meminimalisasi adanya kemungkinan terjadinya masalah kesehatan setelah lebaran. Tentunya hal tersebut sangat penting meskipun seringkali dilupakan oleh kebanyakan masyarakat. 

Banyak orang beranggapan saat lebaran tidak masalah makan banyak karena hanya sekali dalam setahun. Tetapi konsumsi terlalu berlebihan dengan kandungan yang tidak sehat meski hanya sehari tentu tetap berbahaya.

Read More
Tips Mudik Lebaran Aman dan Nyaman Bersama Balita

Tips Mudik Lebaran Aman dan Nyaman Bersama Balita

Tips Mudik Lebaran Aman dan Nyaman Bersama Balita
Tips Mudik Lebaran Aman dan Nyaman Bersama Balita

Tips Mudik Lebaran Aman dan Nyaman Bersama BalitaKebiasaan setelah bulan Ramadhan adalah melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman. Kegiatan ini tentu menjadi saat yang paling ditunggu terutama bagi orang-orang yang sedang merantau. 

Sehingga segalanya harus dipersiapkan dengan baik, apalagi untuk yang perjalanan mudiknya cukup jauh. Tidak hanya biaya tetapi juga keamanan diri harus dipertimbangkan dengan baik sebelum menjalankan mudik.

Tips Mudik Lebaran Menggunakan Kendaraan Pribadi

Pada dasarnya boleh saja jika anda ingin melakukan mudik menggunakan kendaraan pribadi bersama keluarga. Tetapi tentunya ada berbagai hal yang perlu dipertimbangkan dan dipersiapkan dengan baik. 

Hal tersebut sangat penting karena berkaitan dengan keamanan dan keselamatan anda serta keluarga tentunya.

Berikut beberapa tips yang harus diperhatikan saat akan mudik lebaran menggunakan kendaraan pribadi :

  • Pastikan anda sudah melakukan pengecekan terhadap kondisi kendaraan secara menyeluruh, sehingga siap digunakan untuk perjalanan jauh
  • Sebaiknya anda membawa uang tunai yang cukup sebagai cadangan jika di perjalanan membutuhkan sesuatu
  • Perhatikan jangan sampai membawa orang melebihi kapasitas kendaraan karena akan sangat berhaya bagi keselamatan rombongan tersebut
  • Bawalah bekal makanan dan minuman yang cukup sebagai cadangan untuk di perjalanan. Jika sampai terkena macet anda tidak perlu khawatir akan kelaparan di perjalanan tersebut
  • Jangan sampai melanggar rambu lalu lintas meskipun sangat ingin segera sampai ke kampung halaman. Berhati-hati akan lebih baik bagi keselamatan dan keamanan anda serta keluarga yang ikut mudik
  • Jika sudah merasa lelah saat menyetir sebaiknya beristirahat terlebih dahulu. Anda bisa memilih beristirahat di pom bensin atau tempat khusus yang biasanya disediakan di beberapa titik jalur mudik
  • Bagi anda yang belum terbiasa mudik sendiri maka mengaktifkan GPS sangatlah penting agar tidak sampai salah jalan


Trik Mudik Nyaman Bersama Balita

Akan sangat menyenangkan melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman bersama anggota keluarga secara lengkap. Tetapi jika anda juga ikut membawa balita di dalamnya maka kenyamanan mereka menjadi hal utama yang perlu diperhatikan. 

Apalagi untuk perjalanan jauh biasanya balita akan mudah bosan dan akhirnya menjadi rewel. Tentu hal tersebut akan sangat merepotkan jika anda tidak mempersiapkannya dengan baik.

Berikut beberapa tips mudik aman bersama balita anda :

  • Anda harus bisa membangun suasana nyaman dan menyenangkan bagi anak-anak. Sehingga mereka juga akan ikut menikmati suasana mudik bersama
  • Pastikan anda membawa camilan, susu dan makanan untuk mereka agar tidak sampai kelaparan di perjalanan. Apalagi biasanya tidak mudah menemukan makanan balita di selama perjalanan
  • Memeriksakan kesiapan balita untuk menempuh perjalanan jauh dengan pemeriksaan dokter sangat direkomendasikan. Hal tersebut akan membantu untuk meminimalisasi masalah selama perjalanan dan memaksimalkan kenyamanan anak selama melakukan mudik bersama keluarganya
  • Anda bisa membawa mainan atau mungkin menyimpan beberapa video untuk anak-anak di gadget sebagai hiburan bagi mereka. Sehingga mereka bisa lebih tenang sesaat dengan menonton atau bermain selama perjalanan


Memastikan segala kebutuhan sudah dipersiapkan dengan baik adalah hal yang sangat penting dilakukan sebelum melakukan perjalanan jauh ke kampung halaman. Anda harus mengutamakan keselamatan agar bisa berkumpul bersama keluarga besar saat lebaran dengan sehat dan selamat. 

Persiapan mudik bisa dilakukan jauh-jauh hari agar tidak sampai ada hal yang terlupa untuk dibawa. Selain itu, obat-obatan juga perlu dipersiapkan untuk cadangan jika sewaktu-waktu dibutuhkan di perjalanan seperti obat pusing, anti mabuk dan maag.

Read More