Waktu Diijabahnya Doa di Bulan Puasa

Waktu Diijabahnya Doa di Bulan Puasa
Waktu Diijabahnya Doa di Bulan Puasa

Waktu Diijabahnya Doa di Bulan Puasa - Waktu diijabahnya doa di bulan puasa memiliki waktu yang spesifik. Pada waktu ini kita bisa berdo’a dengan khusyuk dan bersungguh-sungguh. 

Sebenarnya bukan hanya di waktu-waktu spesifik ini saja waktu diijabahnya doa, melainkan sepanjang bulan puasa ini kita memang dianjurkan untuk memperbanyak do’a. Allah SWT telah berfirman dalam Quran Surat Al-Baqarah ayat 186. Ayat tersebut menjelaskan bahwa dengan kita menjalankan perintah Allah dan beriman kepada Allah niscaya Allah SWT akan mengabulkan doa umatnya yang taat. 

Ya..semakin taat kita kepada Allah SWT tentu Allah semakin dekat dengan kita dan akan mengabulkan doa kita.

Di bulan ramadhan sendiri telah dijelaskan dalam beberapa ayat Al-Quran dan hadist bahwa ada 3 waktu diijabahnya doa di bulan ramadhan, waktu-waktu diijabahnya doa tersebut diantaranya:


  1. Waktu Sahur
    Waktu diijabahnya doa di waktu sahur ini dijelaskan dalam hadist Rasulullah riwayat Abu Hurairah bahwa “Siapa saja yang berdoa kepada-Ku maka akan aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku beri.

    Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni” kemudian hadist tersebut dilanjutkan dengan perkataan Ibnu Hajar yang mengatakan “Doa dan istighfar di waktu sahur mudah di kabulkan” Maka dari itulah kita bisa mengambil kesimpulan salah satu waktu diijabahnya doa di bulan puasa adalah di waktu sahur.

  2. Saat Kita sedang Menjalankan Ibadah Puasa
    Waktu diijabahnya doa di bulan puasa adalah saat kita sedang menjalankan ibadah puasa. Hal ini telah diperkuat dengan adanya hadist yang sudah diyakini keshahihannya.

    Hadist tersebut merupakan Hadist Riwayat Ahmad. Dari Abu Hurairah Radiyallahuanhu, Rasulullah SAW bersabda “Tiga orang yang doanya tidak akan ditolak yakni orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang di dzalimi.”

    Ada juga bukti penguat lainnya yakni dari perkataan Imam Nawawi Rahimatullah bahwasannya “Disunahkan orang yang berpuasa untuk memperbanyak doa demi urusan akhirat dan dunianya juga dirinya boleh berdoa untuk hajat yang ia inginkan, begitu pula jangan lupakan doa kebaikan untuk kaum muslimin secara umum.

  3. Ketika Waktu Berbuka Puasa
    Waktu diijabahnya doa yang ketika adalah pada saat waktu berbuka puasa. Mengapa waktu berbuka puasa menjadi salah satu waktu diijabahnya doa? Itu dikarenakan saat berbuka puasa itu artinya seseorang telah menyelesaikan ibadah puasanya pada hari itu dalam keadaan tunduk, taat, dan merendahkan diri maka dari itu Allah SWT akan mengijabah doa orang yang berbuka puasa karena insyaallah mereka termasuk dalam golongan orang yang taat.

    Namun perlu diperhatikan, bahwa kita juga harus menjaga kualitas puasa kita. Puasa tidak hanya soal menahan nafsu untuk tidak makan, melainkan juga engendalikan nafsu amarah, emosi, dan nafsu untuk menjalankan hal-hal yang tidak diperbolehkan oleh Allah SWT


Nah demikianlah informasi mengenai waktu-waktu diijabahnya doa di bulan Ramadhan. Bulan suci ramadhan adalah bulan yang sarat akan berkah. 

Saat ramadhan adalah saat yang sangat yang tepat untuk mendapatkan berkah dan rahmat sebanyak-banyaknya. Tentunya momen bulan suci ini tidak boleh kita lewatkan dan harus kita gunakan sebaik-baiknya. 

Semoga menjadikan kualitas kita di bulan Ramadhan yang sebentar lagi akan menghampiri kita menjadi lebih baik lagi sehingga kita benar-benar mendapat syafaat dari ibadah yang kita jalankan sembari berdoa bersungguh-sungguh di waktu diijabahnya doa.


Subscribe to receive free email updates: