Tanda Tanda Malam Lailatul Qadar


Malam Lailatul Qadar

Tanda Tanda Malam Lailatul Qadar - Malam lailatul qadar adalah malam yang ditunggu-tunggu seluruh kaum muslimin, terlebih yang sungguh-sungguh (mujahadah) seperti tertuang pada Quran surat al-Ankabut ayat 69 dan disiplin (QS Al-Mulk:2), untuk mengisi malam-malam bulan ramadhan dengan ibadah, shalat tarawih, shalat witir, Qiyamullail(shalat malam), membaca Al Quran, dan lain sebagainya.

Apalagi, amalan ibadah yang dilakukan pada bulan ramadhan diganjar 700 kali lipat. Setiap amalan anak adam itu adalah untuknya, digandakan sesuatu kebajikan 10 kali lipat ganda seumpamanya sehingga menjangkaui 700 kali lipat, melainkan puasa. 
(Firman Allah SWT),"Sesungguhnya puasa ini untukKu dan Aku akan memberi balasan dengannya, dia meninggalkan makan minum dan syahwatnya karenaKu, Bagi orang yang berpuasa mendapatkan dua kegembiraan yaitu kegembiraan ketika berbuka puasa dan kegembiraan ketika bertemu Rabnya. Sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah SWT daripada bau minyak kesturi." (Riwayat Bukhari No. 1904, 5927 dan Muslim No. 1151).

"Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan". (QS. Al-Qadr:3)

Karena keutamaan malam lailatul qadar inilah banyak orang sungguh-sungguh beribadah khususnya pada 10 malam terakhir di bulan ramadhan dengan melakukan i'tikaf di masjid-masjid. I'tikaf artinya berhenti (diam) di dalam masjid dengan syarat-syarat tertentu dengan niat beribadah kepada Allah SWT.

I'tikaf sunnah dilakukan setiap waktu, tetapi yang paling utama jika dilakukan dalam bulan Ramadhan. Rasulullah SAW selalu melakukan I’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.

Berikut kami paparkan tanda-tanda malam lailatul qadar:
  1. Udara dan angin sekitar terasa tenang. Sebagaimana dari Ibnu Abbas, Rasulullah shallahu 'alaihi wa sallam bersabda,"Lailatul Qadar adalah malam yang penuh kelembutan, cerah, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar lemah dan nampak kemerah-merahan." (HR. Ath Thoyalisi)

  2. Malaikat menurunkan ketenangan sehingga manusia merasakan ketenangan tersebut dan merasakan kelezatan dalam beribadah, yang tidak didapatkan pada hari-hari yang lain.

  3. Manusia dapat melihat malam ini dalam mimpinya sebagaimana terjadi pada sebagian sahabat.

  4. Matahari akan terbit pada pagi harinya dalam keadaan jernih, tidak ada sinar.
    Dari Abi bin Ka'ab bahwa Rasulullah SAW bersabda yang artinya,"Subuh hari dari malam lailatul qadar matahari terbit tanpa sinar, seolah-olah mirip bejana hingga matahari itu naik. (HR. Muslim).

Itulah 4 (empat) tanda-tanda turunnya malam lailatul qadar. Semoga kita semua mampu meraih malam lailatul qadar ini, malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Semoga Allah SWT mengijabahi dan mengabulkan semua doa-doa kita selama bulan ramadhan ini.

Subscribe to receive free email updates: